JAKARTA – Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam memang sangat menyakitkan bagi publik sepak bola Tanah Air. Hasil buruk di Stadion Pakansari tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan.
Namun pencinta sepak bola nasional wajib melihat situasi ini secara rasional dan dingin.
Ingat, Vietnam menyandang status juara bertahan dengan performa sangat konsisten di kejuaraan ini.
Skuad asuhan Kim Sang-sik memang tampil sangat matang meladeni permainan agresif Indonesia!
Sepak Bola Atraktif ala John Herdman dan Pergerakan Tanpa Bola
Sebelum bentrok melawan Vietnam, Indonesia menyajikan permainan super atraktif dalam dua laga awal. Skuad Garuda memamerkan kombinasi umpan pendek rapat dari kaki ke kaki.
Thom Haye dan kawan-kawan bergerak sangat cair membuka ruang serangan.
Tangan dingin pelatih asal Inggris ini terbukti mampu membangkitkan kembali gairah sepak bola Indonesia.
Racikan taktik John Herdman menyuntikkan harapan baru bagi masa depan Skuad Garuda!
Bumerang Strategi Bertahan dan Pelajaran Berharga Menuju Semifinal
Sayangnya, Herdman mengambil keputusan berisiko tinggi saat menurunkan komposisi pemain pada laga semalam. Herdman memilih menumpuk pemain di belakang demi menerapkan taktik serangan balik cepat.
Strategi pragmatis tersebut ternyata tidak berjalan baik di atas lapangan hijau.
Lini belakang Garuda justru kedatangan gelombang tekanan hebat dari barisan penyerang Vietnam.
Evaluasi taktik ini menjadi pelajaran sangat berharga sebelum Indonesia melakoni laga hidup mati kontra Singapura!
