Pemain Keturunan Kian Ramai di BRI Super League 2025/2026

  • Bagikan
Foto : Ragata

Pattynama ke Persija, Dion Markx Nyusul Persib

BRI Super League 2025/2026 makin panas bahkan sebelum peluit awal dibunyikan. Aroma Eropa kembali tercium di kompetisi sepak bola Tanah Air. Dua nama pemain keturunan Timnas Indonesia, Shayne Pattynama dan Dion Markx, siap merasakan kerasnya liga lokal.

banner 336x280

Persija Jakarta jadi yang paling sigap. Shayne Pattynama, full back kiri Timnas Indonesia berdarah Maluku, resmi merapat ke Macan Kemayoran. Eks pemain Buriram United itu diharapkan menambah agresivitas sisi kiri pertahanan Persija yang musim lalu kerap bolong di momen krusial.

Tak mau kalah dari rival klasiknya, Persib Bandung ikut memanaskan bursa. Maung Bandung mendatangkan Dion Markx, bek tengah muda keturunan Indonesia yang sebelumnya memperkuat NEC Nijmegen U-21. Markx diumumkan bersamaan dengan Layvin Kurzawa—sinyal bahwa Persib serius membangun tembok kokoh untuk musim baru.

Baca Juga  109 Hari Tanpa Poin di Malang: Ada Apa dengan Arema FC di Stadion Kanjuruhan?

Tujuh Pemain Keturunan Merumput di Super League

Dengan kedatangan Pattynama dan Dion Markx, total kini tujuh pemain keturunan naturalisasi PSSI sejak 2022 yang akan tampil di BRI Super League 2025/2026.

Di Persib Bandung ada Thom Haye, Dion Markx, dan Eliano Reijnders. Persija Jakarta diperkuat Jordi Amat dan Shayne Pattynama. Sementara Jens Raven memilih Bali United, dan Rafael Struick berseragam Dewa United.

Jumlah itu belum tentu final. Rumor terus bergulir. Dua gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner dan Joey Pelupessy, disebut-sebut akan ikut meramaikan Super League.

Ivar Jenner dikabarkan masuk radar Persija Jakarta dan Dewa United, terlebih setelah memastikan tidak melanjutkan karier bersama Jong Utrecht. Sementara Joey Pelupessy justru menjadi target utama Persib Bandung.

Joey Pelupessy Masih Fokus di Belgia

Baca Juga  Alex Martins Kejar Ketajaman, Striker Dewa United Fokus Bantu Tim di Super League 2025/2026

Berbeda dengan Ivar, Joey Pelupessy masih punya tanggung jawab besar di Eropa. Gelandang berusia 31 tahun itu masih menjadi pilihan utama Lommel SK di Challenger Pro League Belgia 2025/2026.

Lommel kini bertengger di posisi ketiga klasemen dan masih menjaga asa promosi ke kasta tertinggi Liga Belgia. Situasi ini membuat peluang Joey pulang ke Indonesia belum sepenuhnya terbuka.

Pro-Kontra Tak Terhindarkan

Masuknya pemain keturunan ke kompetisi lokal memang selalu mengundang perdebatan. Ada yang menyambut optimis, ada pula yang mengernyitkan dahi. Namun satu hal pasti: pengalaman bermain di Eropa adalah modal mahal.

Harapannya, kehadiran para pemain keturunan Timnas Indonesia ini bukan sekadar sensasi, tapi benar-benar mampu mengangkat kualitas BRI Super League dan membawa sepak bola Indonesia lebih kompetitif di level Asia.

Penulis: AdamEditor: Adam
  • Bagikan