BRI Super League Masuk Putaran Kedua, Bursa Transfer Memanas: Akankah Era Marquee Player Terulang?

  • Bagikan

SEPAKPOJOK82.COM – BRI Super League 2025/2026 resmi memasuki putaran kedua. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu dijadwalkan kembali bergulir pada Jumat, dimulai dari pekan ke-18, sekaligus menandai fase krusial dalam perburuan gelar dan zona aman klasemen.

Seiring dimulainya putaran kedua, perhatian publik tak hanya tertuju pada persaingan di lapangan, tetapi juga pada bursa transfer paruh musim yang telah dibuka sejak 10 Januari lalu. Lalu lintas pergerakan pemain mulai terasa. Beberapa klub bergerak cepat, sebagian lainnya memilih menunggu momen yang tepat.

banner 336x280

Putaran kedua selalu identik dengan perubahan arah. Tim papan atas berburu kedalaman skuad demi menjaga konsistensi, sementara tim papan bawah menjadikan bursa transfer sebagai jalan darurat untuk bertahan hidup. Di titik inilah gebrakan manajemen benar-benar diuji.

Menariknya, aroma nostalgia ikut menguar. Publik sepak bola nasional kembali bertanya: akankah Liga Indonesia kembali menghadirkan marquee player seperti era 2017?

Baca Juga  Persija Dipermalukan Arema FC di SUGBK, Mauricio Souza Bongkar Biang Keladi Kekalahan Macan Kemayoran

Pada periode tersebut, Liga 1 sempat menjadi magnet bagi pemain-pemain top Eropa dan dunia. Nama besar, pengalaman internasional, hingga aura bintang ikut menghiasi stadion-stadion Tanah Air. Sebuah fase yang hingga kini masih dikenang.

Deretan marquee player Liga 1 kala itu menjadi bukti bahwa Liga Indonesia pernah berada dalam sorotan:

Arema FC: Juan Pablo Pino (Kolombia)

Bali United: Nick van der Velden (Belanda)

Barito Putera: Douglas Packer (Brasil)

Bhayangkara FC: Paulo Sergio (Portugal)

Borneo FC: Shane Smeltz (Selandia Baru)

Madura United: Peter Odemwingie (Nigeria)

Mitra Kukar: Mohamed Sissoko (Mali)

Persela Lamongan: Jose Coelho (Portugal)

Persib Bandung: Michael Essien (Ghana)

Persiba Balikpapan: Junior Lopes (Brasil)

Persija Jakarta: Bruno Lopes (Brasil)

PS TNI: Elio Martins (Portugal)

Baca Juga  Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan ke-20: Persija vs Arema hingga Persib Kontra Malut United

PSM Makassar: Wiljan Pluim (Belanda)

Semen Padang: Didier Zokora (Pantai Gading)

Sriwijaya FC: Tijani Belaid (Tunisia)

Nama-nama tersebut bukan sekadar pelengkap. Mereka membawa pengalaman Liga Champions, Piala Dunia, hingga kompetisi elite Eropa ke dalam atmosfer sepak bola nasional. Dampaknya terasa, baik dari sisi kualitas pertandingan maupun daya tarik liga.

Kini, seiring peningkatan penyelenggaraan liga, perbaikan infrastruktur, serta tata kelola kompetisi yang semakin rapi, harapan kembali menguat. BRI Super League diharapkan tak hanya kompetitif secara domestik, tetapi juga mampu bersaing dengan liga-liga top Asia.

Putaran kedua baru saja dimulai. Bursa transfer masih terbuka. Pertanyaannya tinggal satu: siapa yang berani membuat kejutan? Apakah akan lahir marquee player baru, atau justru talenta yang tak terduga menjadi pembeda perjalanan Super League musim ini.

  • Bagikan