Datang dengan Realisme: John Herdman dan Tantangan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026

  • Bagikan

SEPAKPOJOK82.COM – Sepakbola Indonesia resmi memasuki era baru. PSSI memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026). Pria asal Inggris itu kini mengemban mandat besar membawa Tim Merah Putih naik kelas di level regional hingga internasional.

Bukan waktu yang panjang bagi John Herdman untuk beradaptasi. Dua agenda penting sudah menanti di depan mata. Yang terdekat adalah FIFA Series yang akan digelar di Indonesia pada Maret 2026. Setelah itu, ujian sesungguhnya hadir lewat ASEAN Championship 2026 (nama baru dari Piala AFF) yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

banner 336x280

ASEAN Championship 2026, Turnamen Bergengsi dengan Masalah Klasik

ASEAN Championship selalu punya tempat spesial di Asia Tenggara. Meski tidak masuk kalender resmi FIFA, turnamen dua tahunan ini tetap dianggap sebagai ajang paling prestisius di kawasan. Masalahnya, justru di situlah letak tantangan terberat bagi John Herdman.

Baca Juga  PSSI Rayakan 96 Tahun, Erick Thohir Targetkan Indonesia Tembus Piala Dunia 2030

Pelatih yang pernah menangani Kanada itu menyadari sepenuhnya bahwa status non-FIFA membuat proses pemanggilan pemain menjadi rumit. Klub-klub Eropa maupun Asia tak memiliki kewajiban melepas pemain mereka.

“Untuk turnamen AFF pada Juli–Agustus, sangat sulit memanggil pemain tier satu dan tier dua karena mereka punya komitmen klub,” ujar John Herdman.

Pernyataan itu sekaligus menjadi alarm. Timnas Indonesia tak bisa bergantung pada nama-nama besar semata. Kedalaman skuad akan menjadi kunci.

Stok Pemain Jadi Kunci Proyek Herdman

Bagi John Herdman, ASEAN Championship 2026 bukan sekadar turnamen regional. Ini adalah laboratorium. Ajang untuk menguji mental, konsistensi, dan kualitas lapis kedua hingga ketiga Timnas Indonesia.

Ia menegaskan pentingnya memiliki stok pemain yang luas dan siap pakai, bukan hanya 11 pemain utama. Filosofi ini sejalan dengan realitas sepakbola modern, di mana jadwal padat dan kepentingan klub kerap berbenturan dengan agenda tim nasional.

Baca Juga  Resmi! Persijap Jepara Tunjuk Mario Lemos sebagai Pelatih Kepala, Divaldo Alves Jadi Direktur Teknik

Mimpi Lama Timnas Indonesia

Selalu ada perdebatan soal urgensi ASEAN Championship bagi Timnas Indonesia. Namun satu fakta tak bisa dibantah: Indonesia belum pernah menjadi juara.

Sejauh ini, Tim Garuda sudah enam kali melaju ke final, dan enam kali pula pulang dengan kepala tertunduk. Kutukan itu masih membekas, menjadi beban sejarah yang kini ikut dipanggul John Herdman.

Di tangan pelatih baru ini, publik sepakbola Indonesia berharap satu hal sederhana namun mahal harganya: memutus rantai kegagalan dan mengakhiri penantian panjang di Asia Tenggara.

Era baru sudah dimulai. Tantangan pertama pun sudah menunggu

  • Bagikan