BANDUNG – Hasil imbang tanpa gol yang diraih Persib Bandung saat menjamu Arema FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026, Jumat (24/4/2026), menjadi kabar buruk bagi ambisi juara Maung Bandung. Meski masih bertahan di puncak klasemen, keunggulan skuad asuhan Bojan Hodak kini berada dalam posisi yang sangat rawan.
Tambahan satu poin di Stadion GBLA membuat Persib kini mengoleksi 66 poin dari 29 pertandingan. Namun, bayang-bayang Borneo FC di posisi kedua semakin nyata dan mengancam takhta juara.
Persaingan Gelar: Borneo FC Mengintai dengan Satu Laga Simpanan
Situasi di papan atas klasemen saat ini menjadi sangat panas. Borneo FC yang berada di peringkat kedua menguntit dengan 63 poin. Ancaman serius bagi Persib adalah kenyataan bahwa tim berjuluk Pesut Etam tersebut baru memainkan 28 laga.
Artinya, jika Borneo FC mampu memenangkan laga simpanan mereka, perolehan poin kedua tim akan identik. Momentum positif yang sedang dipegang Borneo FC menjadikannya ancaman paling nyata bagi misi Persib meraih hattrick gelar juara.
Berikut gambaran Top 6 Klasemen Sementara (Hingga 24 April 2026):
| Pos | Klub | Main | Poin |
| 1 | Persib Bandung | 29 | 66 |
| 2 | Borneo FC | 28 | 63 |
| 3 | Persija Jakarta | 29 | 59 |
| 4 | Bhayangkara FC | 29 | 47 |
| 5 | Malut United | 29 | 46 |
| 6 | Persebaya Surabaya | 29 | 45 |
Maung Bandung Kehilangan Momentum
Kegagalan meraih poin penuh di kandang sendiri saat melawan Arema FC dianggap sebagai kerugian besar bagi Persib. Dominasi serangan sepanjang laga yang berakhir buntu memaksa Marc Klok dan kawan-kawan harus puas berbagi angka.
Hasil ini memberikan tekanan psikologis yang besar bagi tim. Bojan Hodak kini dituntut untuk menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan jika tidak ingin gelar juara diserobot oleh sang rival di pekan-pekan terakhir.
Fase Penentuan: Setiap Poin Adalah Emas
Dengan kompetisi yang hanya menyisakan beberapa laga lagi, margin kesalahan kini menjadi nol. Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 59 poin memang masih memiliki peluang tipis, namun fokus utama publik kini tertuju pada “duel jarak jauh” antara Bandung dan Samarinda.
Laga-laga sisa akan menjadi ujian mental bagi Persib, terutama karena mereka masih harus menghadapi beberapa tim papan atas. Sebaliknya, Borneo FC diprediksi akan tampil all-out untuk memaksimalkan setiap peluang guna menggusur Persib dari puncak klasemen.
Kesimpulannya, klasemen saat ini menegaskan bahwa perburuan trofi BRI Super League 2025/2026 masih jauh dari kata selesai. Persib memang masih memimpin, tetapi singgasana mereka kini sedang digoyang hebat oleh kekuatan dari Kalimantan.













