JAKARTA – Setelah absen selama lebih dari dua tahun dari skuad Garuda, bek jangkung Elkan Baggott akhirnya kembali mengenakan seragam kebanggaan merah putih. Pemain berusia 23 tahun tersebut mengaku merasakan sensasi yang luar biasa, bahkan menyamakan momen kembalinya ini seperti menjalani debut untuk kali pertama.
Terakhir kali Elkan membela panji Indonesia adalah saat menghadapi Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2024 silam. Sejak saat itu, namanya sempat menghilang dari daftar panggil pemain hingga kursi kepelatihan berganti dari Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga kini di bawah komando John Herdman.
Proses Adaptasi di Era Baru Skuad Garuda
Meskipun bukan sosok asing di lini pertahanan Indonesia, Elkan mengakui bahwa dinamika tim saat ini telah banyak berubah. Kehadiran wajah-wajah baru di skuad membuat pemain kelahiran Bangkok ini harus melakukan penyesuaian kembali.
“Saat ini, sekitar setengah tim adalah pemain baru, jadi tentu ada proses adaptasi. Bahkan saya sendiri merasa seperti pemain baru. Namun, rekan-rekan sangat menyambut dengan baik sehingga proses ini menjadi lebih mudah,” ujar Elkan dalam konferensi pers jelang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (26/3/2026).
Persaingan Ketat Menuju Target Besar
Kembalinya Elkan bertepatan dengan ajang FIFA Series 2026 yang akan mempertemukan Indonesia dengan Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026). Ia memandang persaingan memperebutkan posisi utama di lini belakang kini semakin kompetitif, yang menurutnya merupakan sinyal positif bagi perkembangan tim.
Pemain Ipswich Town dengan postur 196 cm ini menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal di bawah arahan John Herdman. Keinginan kuat untuk membanggakan keluarga dan seluruh masyarakat Indonesia menjadi motivasi utamanya di lapangan.
“Saya sangat senang bisa kembali dan mewakili negara saya lagi. Saya merasa terhormat. Ini negara saya, dan saya ingin memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Laga kontra Saint Kitts and Nevis akan menjadi ujian perdana bagi Elkan Baggott dan kolega di era kepelatihan baru. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di SUGBK dengan dukungan penuh dari suporter fanatik tanah air.
Seluruh elemen tim kini fokus menatap laga pembuka tersebut guna memperbaiki peringkat FIFA sekaligus mematangkan skema permainan tim nasional menuju kualifikasi turnamen internasional mendatang.













