JAKARTA – Bek tangguh Borussia Mönchengladbach, Kevin Diks, resmi mengemban tugas berat sebagai pemegang ban Kevin Diks kapten Timnas Indonesia FIFA ASEAN 2026. Oleh karena itu, pemain berusia 29 tahun tersebut siap mengambil peran kepemimpinan yang lebih besar guna memimpin Skuad Garuda mengarungi persaingan ketat di panggung regional.
Diks menggantikan peran kapten utama Jay Idzes yang terpaksa absen akibat cedera, serta meneruskan kepemimpinan Rizky Ridho.
Selanjutnya, Kevin Diks kapten Timnas Indonesia FIFA ASEAN 2026 menegaskan bahwa perombakan komposisi pemain sama sekali tidak merusak filosofi bertanding tim.
Penggawa berdarah Maluku ini menyebut identitas permainan, prinsip taktik, serta ambisi meraih kemenangan Merah Putih bakal tetap menyala di atas lapangan!
Kedalaman Skuad Garuda dan Melimpahnya Stok Talenta Berkualitas
Pasalnya, Kevin Diks menilai Indonesia saat ini menyimpan stok pemain berbakat yang sangat melimpah untuk mengisi berbagai peran strategis. Pengalaman memantau daftar 55 nama pilihan tim pelatih membuat sang kapten makin optimistis menatap masa depan sepak bola nasional.
Rotasi serta perubahan pemain justru menjadi indikator positif bagi akselerasi perkembangan kualitas Timnas Indonesia secara berkelanjutan.
“Kondisi ini tidak mengubah cara kami memandang sepak bola karena tim ini dihuni oleh banyak pemain berkualitas,” tegas Kevin Diks.
Dengan demikian, seluruh penggawa yang dipercaya turun ke lapangan siap memberikan kontribusi maksimal demi lambang Garuda di dada!
Pesan Kebangkitan Sang Kapten Anyar Jelang Laga Pembuka
Kevin Diks mengajak seluruh rekan-rekannya untuk melangkah bersama serta mengambil tanggung jawab lebih besar di ruang ganti. Selain itu, ia menyadari kehadiran puluhan ribu suporter setia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bakal melipatgandakan motivasi bertanding tim.
Indonesia akan membuka perjuangan fase grup dengan menantang Singapura pada Jumat (25/9/2026) mendatang.
Diks berjanji tampil habis-habisan memimpin barisan pertahanan demi mengamankan poin penuh pada laga pembuka tersebut.
Lini belakang Skuad Garuda mengusung target nirbobol demi memuluskan jalan menuju takhta juara!











